Tangerang Utara News – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Tangerang menggandeng perusahaan swasta untuk menggelar pelatihan pemanfaatan teknologi digitalisasi. Kegiatan ini merupakan program tanggung jawab sosial lingkungan perusahan (CSR) terhadap masyarakat sekitar dari PT Mayora Indah Tbk dan Benteng Society. Jumat (06/01/2023).

Kepala Disnaker Kabupaten Tangerang, Rudi Hartono, mengatakan, kegiatan tersebut merupakan upaya memperkenalkan kegiatan wirausaha melalui digitalisasi pada masyarakat di Kecamatan Jayanti terutama pada Desa Pasir Muncang, Sumur Bandung dan Gembong.

“Harapannya kegiatan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para peserta dan ilmu yang didapat bisa menjadi bekal juga dapat dikembangkan lagi nantinya, sehingga usaha-usaha yang ada di desa dapat lebih berkembang kedepannya,” ujar Rudi di BLK.

Diketahui, kegiatan tersebut berlangsung selama 4 hari, mulai dari pembukaan pada 30 Desember 2022 sampai materi dan workshop yang dilakukan tanggal 2-4 Januari 2023. Materi dan workshop yang diberikan berupa pelatihan pengoperasian Adobe Photoshop, Adobe Ilustrator dan juga Basic Digital Marketing.

Sementara itu, IRGA Dept. Head PT Mayora Indah Tbk, Muklis mengatakan kegiatan ini merupakan wujud bentuk kepedulian PT Mayora Indah Tbk terhadap lingkungan sekitar serta untuk membangun anak-anak muda dalam memanfaatkan digitalisasi untuk peluang usaha.

“Pelatihan digitalisasi ini pertama kali yang kami salurkan dari CSR, semoga selanjutnya teman-teman yang sudah mengikuti pelatihan ini bisa menjadi wirausaha dengan menggunakan digitalisasi,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Direktur Benteng Society, Firmansyah menuturkan kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan 3 desa yang berada di sekitar perusahaan serta para pemuda di Kecamatan Jayanti.

“Kami menggandeng pihak Mayora dalam pelatihan ini. Harapannya pelatihan ini dapat memberikan manfaat di sekitar perusahan dalam pengembangan kapasitas anak muda,” tuturnya.

Dia menuturkan kegiatan tersebut akan dibentuk Inkobator Wirausaha Pemuda agar para peserta dapat mengikuti pelatihan sehingga ke depannya dapat tumbuh wirausaha kelompok baru.(SM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *