Tangerang Utara News – Di tengah upaya Pemerintah RI mendorong pemanfaatan sorgum sebagai alternatif pengganti gandum. Economic Deploment Pasundan (EDP) mengajak emak emak Kabupaten Tangerang pelatihan memasak olahan sorgum di pasar gudang, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. Sabtu (19/11/2022)

Raut muka emak – emak rumah tangga dari beberapa kecamatan di Kabupaten Tangerang ini terlihat sangat serius saat mengikuti pelatihan memasak olahan sorgum menjadi beberapa jenis makanan berat dan ringan, salah satunya cemilan kue (fun cake).

Dari pantauan wartawan, Sesekali peserta saling bertanya tentang bumbu, menghidupkan kompor, dan cara mengolah tepung sorgum, di bawah naungan seorang koki profesional. Meski di antara mereka sudah sering memasak olahan makanan dari jenis tepung untuk konsumsi keluarga, namun mereka terlihat sangat serius memperhatikan instruksi dari pendamping. Khususnya terkait teknik pengolahan yang baik, sehingga cita rasa olahan dari tepung sorgum tetap terjaga.

Hal itu karena ada beberapa menu yang sebelumnya belum pernah mereka coba, dan baru pertama kali diketahuinya. Salah satunya diakui anggota Paguyuban RT 06/09 Mustika Tigaraksa dari Kecamatan Tigaraksa.

Wiwi Kurniawati selaku anggota paguyuban mustika Tigaraksa, Dirinya mengaku sangat senang bisa mengikuti kegiatan ini karena ada banyak hal baru yang dia dapat dalam pengolahan menu ikan.

“Kegiatan ini banyak manfaatnya, karena menambah pengalaman untuk memasak hal-hal yang baru seperti pengolahan tepung sorgum. Kalau biasanya tepung hanya dimasak untuk gorengan, namun pada pelatihan ini, kami bisa belajar pengolahan tepung sorgum, yang bisa dijadikan usaha jajanan kuliner lokal hingga nasional dan sampai internasional,” ungkap Wiwi.

Ditempat yang sama, Suryati selaku ketua Economic Development Pasundan (EDP) Kabupaten Tangerang mengatakan, acara pelatihan memasak ini diikuti oleh 50 orang peserta, yang terdiri dari perwakilan kecamatan di Kabupaten Tangerang.

Menurutnya, kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan program yang ada, yaitu sandang, pangan, perumahan dan tata laksana rumah tangga. Ucapnya

“Kegiatan ini bertujuan untuk pemberdayaan dan meningkatkan kemampuan memasak para emak emak rumah tangga dari masing – masing kecamatan, agar nantinya bisa memiliki bekal lebih dalam pengolahan makanan dari olahan tepung sorgum. sehingga dapat menciptakan lapangan usaha sendiri di bidang kuliner,” terangnya.(rls/srt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *