Tangerang Utara News- Naik Maung Pindad Pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mendeklarasikan diri maju di Pilpres 2024 dan mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai bakal capres-cawapres pada Rabu (25/10).

Di tengah prosesi itu, analis politik mengatakan pemilihan Gibran Rakabuming Raka sebagai pendamping Prabowo dalam bursa Pilpres 2024 bagaikan “buah simalakama” dalam mendulang suara pemilih.

Di satu sisi, keberadaan Gibran akan mendongkrak elektabilitas Prabowo dengan “efek Jokowi”, tapi efek ini bisa berbalik menjadi “momok negatif” terutama di kalangan pemilih muda.

Musababnya, Gibran muncul lantaran adanya dugaan “rekayasa hukum”, dan dianggap belum cukup matang secara politik untuk sebuah jabatan sekelas wakil presiden.

Di sisi lain, tim Prabowo Subianto meyakini pemilihan Gibran Rakabuming Raka justru akan memberikan sentimen positif.

‘Bocoran’ program unggulan dari Gibran

Sebelum mendaftar ke KPU, pasangan Prabowo-Gibran menggelar deklarasi maju ke Pilpres 2024 sebagai capres dan cawapres di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (25/10) pagi.

Dalam pidato pertamanya ke publik setelah diumumkan sebagai bakal calon wakil presiden dari Koalisi Indonesia Maju (KIM), Gibran Rakabuming Raka membocorkan beberapa program unggulan pasangan Prabowo-Gibran.

Di hadapan para pendukungnya, Gibran mengangkat spanduk bertuliskan “dana abadi pesantren”.

“Dana abadi pesantren ini adalah mandat dari UU Nomor 18 tahun 2019,” kata Gibran.

Selain itu, Gibran juga menyinggung kredit usaha rakyat (KUR), kredit mekar, wakaf mikro, kredit ultra-mikro.

“Nanti akan kami tambahkan lagi kredit start-up milenial. Ini untuk bisnis-bisnis para milenial yang berbasis inovasi dan teknologi,” ujar Gibran.

Kemudian, Gibran juga menyinggung Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar, Program Keluarga Harapan (PKH).

“Nanti saya tambahkan lagi KIS Lansia. Ada satu lagi… Kartu Anak Sehat untuk pencegahan stunting,” kata Gibran.

“Lalu tak lupa, hilirisasi untuk komoditas pertambangan, pertanian, dan perikanan, ini wajib. Dan juga ekonomi hijau dan energi hijau untuk keberlanjutan,” tambahnya.

“Saya yakin keberlanjutan dan konsistensi adalah modal kita untuk melompat lebih jauh untuk menuju Indonesia emas.”

Namun Gibran tidak merinci detail dari program-program yang dia ungkapkan tersebut.

Di tengah polemik yang muncul terkait majunya dia sebagai cawapres, Gibran membuka pidatonya dengan mengatakan, “Tenang saja Pak Prabowo. Tenang saja, saya sudah ada di sini,“ kata Gibran.

Sebelumnya Gibran mengaku telah berkali-kali diajak untuk menjadi pendamping Prabowo, namun dia menolak.

Namun di hari-hari terakhir, khususnya pascakeputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang membuka pintu baginya untuk menjadi cawapres, Gibran menerima pinangan Prabowo itu.

Setelah deklarasi, pasangan Prabowo-Gibran melanjutkan perjalanan ke Taman Suropati di Menteng, Jakarta Pusat. Di titik tersebut akan diadakan kirab budaya Nusantara dan pertunjukan kesenian.

Lantas, kegiatan dilanjutkan dengan iring-iringan perjalanan Prabowo-Gibran ke KPU di Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, untuk mendaftar sebagai capres-cawapres.

Ketua KPU Hasyim Asy’ari mengatakan, dokumen syarat pencalonan Prabowo-Gibran dinyatakan lengkap.

“Berdasarkan informasi dari tim Kesekjenan KPU, dokumen syarat pencalonan dan syarat calon dinyatakan lengkap,” kata Hasyim.

Hasyim melanjutkan, selanjutnya Prabowo dan Gibran akan melakukan pemeriksaan kesehatan, pada Kamis, (26/10) di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.

Dalam deklarasi dan pendaftaran ke KPU, pasangan Prabowo-Gibran kompak memakai kemeja berwarna biru muda.

Prabowo tampak mengenakan bawahan berwarna krem, Gibran memakai celana hitam.

Saat ditanya makna baju warna biru muda yang ia dan Gibran kenakan, Prabowo bilang, itu melambangkan kesejukan.

“Sejuk, tenang, damai, gembira,” kata Prabowo di Jalan Kertangera, Jakarta Selatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *