Tangerang Utara News – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman meninjau langsung Program Ketahanan Pangan di Desa Serdang Wetan, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang.pada Kamis (1/12/2022)

Selain meninjau langsung program ketahanan pangan, Kasad juga meninjau perkembangan program kawasan Food Estate Kodim 0510/TRS wilayah Koramil 03/Legok,

Dalam kunjungannya itu, Kasad menjelaskan bahwa dari program unggulan yang telah dilaksanakan oleh jajaran TNI AD tersebut yakni, ketahanan pangan, manunggal air, pengentasan stunting dan Babinsa masuk dapur, merupakan program atau aksi yang langsung menyentuh untuk mengatasi kesulitan masyarakat dan memberikan solusi pemecahan persoalan di kalangan masyarakat.

Program tersebut tentunya, perintah langsung dari Presiden Jokowi Dodo. Hal itu dikarenakan untuk menstabilkan ketahanan di kalangan masyarakat pasca dampak covid-19 lalu.

“Sesuai perintah Presiden Republik Indonesia kepada saya, di awal saya menjabat sebagai kepala Staf Angkatan Darat. Disampaikan oleh Bapak Presiden bahwa pasca covid-19 ini banyak masalah ekonomi, oleh karenanya TNI AD membantu pemerintah dalam rangka ketahanan pangan,” katanya kepada wartawan dalam kunjungan tersebut.

Dijelaskanya, ketahanan pangan itu terdapat berbagai macam yang dilakukan serta disampaikan kepada seluruh jajaran melalui tujuh perintah harian Kasad.

“Bahwa TNI Angkatan Darat Harus hadir ditengah-tengah kesulitan masyarakat, apapun kesulitannya. Banyak program-program yang kita lakukan, yang pertama ketahanan pangan, kemudian food estate, manunggal air, sebagai bapak asuh stunting, karena banyak yang di PHK orang tuanya sehingga dampaknya adalah ke stunting,” ujarnya.

Sehingga, TNI Angkatan Darat terjun langsung untuk membantu pemerintah dan masyarakat, dan saat ini yang sedang mengemuka adalah Babinsa masuk dapur dan bedah rumah masyarakat.

“Jangan sampai ada warga kita, masyarakat kita, yang hari ini tidak makan. Babinsa harus tahu, begitu juga jangan sampai ada masyarakat yang hari ini masih kehujanan karena rumahnya jelek maka harus dilakukan rehab rumah, ini yang kita lakukan,” tuturnya.

Kasad Dudung mengatakan, saat ini sudah ada 60 rumah di seluruh Indonesia yang sudah dibedah. Nantinya program ini akan terus dilakuakn secara bertahap. Selain itu, Jenderal TNI itu juga mengatakan terdapat 9000 hektar lahan yang digunakan untuk ketahanan pangan dan 777 titik sumber air.

“Sekarang ini ada 60 rumah di seluruh Indonesia yang sudah di rehab, dan nanti akan bertahap kemudian ketahanan pangan kita sudah ada 9000 hektar dan ada 777 titik air. Jadi selama ini masyarakat di NTT yang berada di beberapa tempat yang biasanya ngambil air sampai 3 km, sekarang air bersih bahkan untuk pertanian sudah ada di depan rumahnya masing-masing,”pungkasnya (srt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *