Tangerang Utara News- Sebelumnya, Tuti dan Amalia ditemukan tewas di dalam bagasi mobil Alphard yang diparkir di garasi rumah mereka pada 18 Agustus 2021. Polisi menyatakan keduanya adalah korban pembunuhan.

M Ramdanu, yang dikenal dengan nama Danu, telah ditetapkan sebagai tersangka terhadap kasus pembunuhan Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23) di Subang, Jawa Barat. Penyelidikan atas kasus tersebut telah berlangsung selama dua tahun dan awalnya merupakan misteri.

Kasus ini kemudian diambil alih oleh Polda Jabar sejak 15 November 2021, dan sebuah tim khusus dibentuk untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut

Beberapa langkah penyidikan telah dilakukan, termasuk olah tempat kejadian perkara, otopsi jenazah, dan pemeriksaan puluhan saksi.

Selain itu, sketsa wajah terduga pelaku juga telah disebar ke semua kantor polisi. Pada Mei 2022, Yosep, suami korban Tuti, mengaku mencurigai Danu karena memberikan keterangan yang berubah-ubah selama penyidikan.

Danu merupakan keponakan korban Tuti dan staf di yayasan yang sama dengan korban. Ia awalnya diperintahkan oleh keluarga untuk menjaga rumah pasca-pembunuhan.

Saat berada di lokasi, Danu melihat sesuatu yang mencurigakan dan membantu membersihkan bak mandi yang dipenuhi darah. Namun, ia akhirnya menyadari bahwa tindakan itu dilakukan berdasarkan instruksi palsu.

Meskipun sebelumnya Danu tak bertegur sapa dengan Yosep, ia telah meminta maaf melalui anak Yosep, Yoris. Danu akhirnya memberikan keterangan yang sebenarnya kepada penyidik setelah berada di Polda Jabar sejak 16 Oktober 2023.

Achmad Taufan, kuasa hukum Danu, mengungkapkan bahwa kliennya telah memberanikan diri dan berjanji untuk membongkar semua kejadian terkait kasus pembunuhan ini tanpa ada yang ditutup-tutupi.

“Selama dua tahun ini Danu tertekan dan masih labil memberikan penyataan saat diperiksa penyidik. Harus kita maklumi hal itu, karena Danu banyak tekanan dari luar yang bisa mengancam dirinya dan keluarganya,” ujar Taufan.

Taufan juga menyatakan bahwa Danu telah mendapat dukungan dari keluarga besar korban untuk mengungkap kebenaran, dan meminta perlindungan dari pihak kepolisian untuk Danu dan keluarganya setelah ia memberikan keterangan tersebut. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *